Thursday , 16 August 2018
Cara Menulis Artikel Google Friendly 728x90

Hidup Itu Sederhana

hiup aalah sederhana

Hidup itu sederhana. Ada seorang karyawan datang ke sebuah perusahaan ingin melamar kerja. Setelah selesai interview dia pergi ke sebuah toilet dan melihat ada kotoran menempel di cermin. Dia ambil tissue lalu bersihkan kotoran tersebut, dan tanpa disengaja hal itu terlihat oleh sang bos yang tadi meng-interview. Melihat hal itu, saat itu juga sang bos langsung menerima karyawan tersebut bekerja di perusahaannya. Ah, ternyata untuk memperoleh keberkahan hidup itu sederhana, cukup memelihara kebiasaan baik.

Hidup itu sederhana. Seorang suami berkata kepada suaminya, “Kamu cantik sekali hari ini, sayang.” sang istri senyum sambil mikir, “Tumben banget suamiku muji.” lalu ditanya oleh sang istri, “Kenapa tiba-tiba bilang cantik?” sang suami menjawab, “Karena hari ini kamu nggak marah-marah seperti biasanya.” Ah, ternyata untuk memiliki kecantikan itu sederhana, cukup memperbaiki sikap dan perilaku.

Hidup itu sederhana. Seorang pengusaha kuliner mendapat order 100 cupcakes dari klien untuk pesta ulang tahun anaknya. Saat tiba di rumah, ternyata cupcakes yang dikirim berjumlah 110. kata sang pengusaha, tambahan 10 buah itu adalah hadiah ulang tahun untuk anaknya. Sang klien merasa senang dan keesokan harinya memesan kembali cupcakes dari pengusaha tersebut dengan jumlah 3x lipat untuk acara di kantornya. Ah, ternyata untuk mendapatkan rezeki lebih itu sederhana, cukup dengan memberi terlebih dahulu.

Hidup itu sederhana. Seorang anak kecil menangis karena antingnya hilang di halaman rumah. Para pembantu kebingungan dan menyarankan, “Potong semua rumput.” Lalu sang ibu dengan bijak mengatakan, “Cari pelan-pelan dari ujung halaman sini sampai ujung sana.” Akhirnya anting itu pun ketemu. Ah, ternyata untuk berhasil itu sederhana. Cukup melakukan segala sesuatu setahap demi setahap, dan bukan dengan jalan pintas.

Hidup itu sederhana. Segerombolan anak muda sedang mendaki gunung. Semua berjalan dengan muka memelas karena membawa barang yang sangat banyak, dan hanya si Bejo yang berjalan dengan gembira. Teman-temannya bertanya ke Bejo, “Jo, kenapa kamu happy banget?” Dia menjawab sambil nyengir, “Ya karna barang bawaanku dikit, gak seperti kalian!” Ah, ternyata bahagia itu sederhana, cukup untuk tidak serakah.

–Dikutip dari buku NFQ2–

Semoga menjadi renungan bersama…

Salam Berkah Berlimpah

Dapet Duit Dari Twitter 728x90

Periksa Juga

obat hati galau

Galau itu Anugerah

Sebagian besar teman-teman pasti sedang bertanya? “kok bisa? padahal galau kan sikap dari seseorang yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *