Cara Menulis Artikel Google Friendly 728x90

Masa Kecil Kami Adalah Masa Yang Paling Bahagia

 

kenangan 4

Generasi Bahagia Itu adalah generasi kami (kelahiran 1970-1990 an)

Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak Umpet, Boy-boynan, gobag sodor, lompat tali, masak-masakan, sobyong, jamuran, putri putri Melati tanpa peringatan dari Bpk Ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, batre bekas, sogok telik menjadi permainan yg mengasyikkan. Kami yang setiap melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang.

Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Setiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara, berkirim salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satunya. Kamilah generasi yg SMP dan SMA nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran kami melalui tulisan Tipe-X putih, generasi yang sering mencuri pandang teman sekolah yang kita taksir, kirim salam buat dia lewat temannya dan menyelipkan surat cinta di laci mejanya.

Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, Komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1 66Mhz. Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p. Kami adalah generasi yang memakai MIRC untuk chatting dan Searching memakai Yahoo. Generasi bahagia yang pertama mengenal Nintendo, Game wot yg blm berwarna.

Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil utk menggulung pita kaset ya macet, kirim-kirim salam ke temen2 lewat siaran radio saling sindir dan bla bla bla, generasi penikmat awal Walkman dan mengenal apa itu Laserdisc, VHS. Kamilah generasi layar tancap Misbar yang merupakan cikal bakal bioskop Twenty One.

Kami tumbuh diantara para legenda cinta seperti kla Project, Dewa 19, Padi. Masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: “mungkin aku bukan pujangga, yg pandai merangkai kata”.

Kami generasi bersepatu Warior dan rela nyeker berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi bukan Madesu.

Kami adalah generasi yang bebas, bebas bermotor tanpa helm, yang punya sepeda, sepedanya disewain 200 rupiah /jam, bebas dari sakit leher karena kebanyakan melihat ponsel, bebas manjat tembok stadion, bebas mandi dikali disungai dll, bebas manggil teman sekolah dengan nama bapaknya. Bebas bertanggung jawab.

Sebagai anak bangsa Indonesia, Kami hafal Pancasila, Nyanyian Indonesia Raya, maju tak gentar, Teks proklamasi, Sumpah Pemuda, Nama nama para Menteri kabinet pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka dan Nama nama seluruh provinsi di Indonesia.

Kini disaat kalian sedang sibuk-sibuknya belajar dengan kurikulum mu yang mumet dan njelimet, kami asik-asikan mengatur waktu untuk selalu bisa ngumpul reunian dengan generasi kami.

Betapa bahagianya generasi kami dan betapa berharganya masa lalu kami.

Maaf ya adik-adik, kalian belajar yang keras ya.. untuk mendapatkan kebahagian cara kalian sendiri.

Salam sayang dari kami.

 

–Presented by : Gabriel Photograph Lombok–
–Repost dari Facebook Fan Page “Info Seputar Kudus”–
===================================

Bukan karena ingin mengungkit masa lalu, Bukan juga untuk melihat kebelakang dan mengabaikan masa depan, Juga tentu bukan karena gagal move on. Tapi karena kami memeiliki masa itu. Masa dimana kami merasa masa kecil kami adalah masa yang paling menyenangkan. Masa yang tidak akan pernah kami lupakan sampai kapanpun.

#KenanganIndah #MaaKecilKita

Dapet Duit Dari Twitter 728x90

Periksa Juga

obat hati galau

Galau itu Anugerah

Sebagian besar teman-teman pasti sedang bertanya? “kok bisa? padahal galau kan sikap dari seseorang yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *