Monday , 22 October 2018
Cara Menulis Artikel Google Friendly 728x90

Mengenal .htaccess dan Fungsinya (1)

htaccess dan fungsinya

Bahasan mengenai .htaccess adalah hal yang sangat dibutuhkan, terutama bagi developer website yang menggunakan bahasa PHP serta menggunakan apache sebagai mesin webservernya. Hanya dengan menguasai .htaccess ini saja anda bisa melakukan berbagai kostumisasi alur web sesuka hati. Dan tentu saja tidak terlepas dari kemampuan anda memanfaatkan kode PHP yang kamu gunakan.

Mengenal .htaccess

File .htaccess adalah sebuah file teks ASCII. Dimana tujuan awalnya adalah supaya mesin apache memproses file ini terlebih dahulu sebelum memproses permintaan klient atas file yang dituju. file htaccess ini juga dapat digunakan untuk meng-override konfigurasi server untuk mengaktifkan dan menonaktifkan file-file dan berbagai fitur lainnya. Bahkan htaccess dapat mengalihkan proses permintaan klient. Sebagai contoh htaccess akan mengarahkan kepada file 404.html bila tidak ditemukan alamat yang dituju oleh klient.

htaccess juga dapat digunakan untuk memperkuat keamanan server anda. sebagai contoh, anda bisa mengatur http password melalui ataccess ini. sehingga pengguna yang mengakses web anda harus memasukkan username dan password. Anda juga dapat mengatur apakah salah satu alamat web anda hanya bisa diakses melalui IP Address tertentu. Misalnya halaman admin hanya bisa diakses melalui IP dan komputer yang telah ditentukan.

Lokasi .htaccess

.htaccess dapat dengan mudah digunakan. Anda bisa meletakkannya di folder manapun sesuai kebutuhan website anda. Dan yang perlu diingat adalah sifat file .htaccess ini adalah rekursif. Artinya ketika diletakkan di folder paling atas (root) maka akan berdampak pada seluruh subfolder yang ada di dalamnya. Sedangkan bila file ini diletakkan di dalam subfolder, maka perintah didalam file htaccess ini akan meng-override perintah yang ada di dalam folder induknya.

Sebagai contoh, bila anda ingin menonaktifkan mode akses list folder secara global, anda tinggal meletakkan file htaccess di folder root. Kemudian jika anda ingin membolehkan salah satu subfolder saja untuk diakses daftar isinya, maka anda tinggal menambahkan file htaccess ke subfolder yang dimaksud dengan perintah yang berbeda. cukup mudah bukan?

mengenal htaccess
Ilustrasi penempatan file htaccess.

Ilustrasi gambar di atas menjelaskan bahwa file htaccess yang terdapat di root (floder html – atas) akan mempengaruhi folder dan subfolder yang ada di dalamnya. Sedangkan file htaccess yang terdapat pada subfolder (folder TGPS, folder application) akan mengabaikan perintah dari htaccess yang terdapat di folder root. Dalam arti kata, ketika pengguna mengakses folder TGPS, maka file akan mengabaikan perintah htaccess yang terdapat di root folder dan memproses file htaccess yang terdapat di folder TGPS. paham kan? –kalo ada yang belum paham maksud saya, bisa tanya melalui komentar–

Perintah .htaccess

.htaccess memiliki banyak perintah yang bisa digunakan. Dalam tulisan saya kali ini saya hanya akan memberikan beberapa perintah saja yang umum biasa digunakan untuk konfigurasi website dalam Server Apache. Untuk mencobanya, yang perlu dilakukan adalah memasang Apache webserver pada komputer anda. Untuk lebih mudahnya silahkan menggunakan XAMPP yang bisa di download di https://www.apachefriends.org/index.html.

XAMPP dapat digunakan baik di sistem operasi Windows maupun Linux. Dalam percobaan kali ini saya menggunakan XAMPP pada sistem operasi Windows 7. Bila anda menggunakan Linux, sebaiknya anda mengubah hak akses menjadi 644.

Perlu diketahui, bahwa htaccess adalah file yang diawali dengan titik. Dalam Linux, file yang diawali dengan titik merupakann file hiden. Jadi secara default file tidak akan ditampilkan. Sedangkan pada Windows hanya terdeteksi file biasa yang secara default tampak atau tidak disembunyikan. Karena itulah sebaiknya Apache Web Server dijalankan di Linux.

Setiap perintah dalam htacces dipisahkan dalam bentuk baris yang berbeda. Karena itu anda harus berhati-hati ketika menggunakan text editor yang menyediakan fitur word-wrap. Sebab kemungkinan ada kesalahan terjadi ketika ada pergantian baris kode. Anda harus mengawali setiap baris komentar dengan karakter sharp ‘#’.

Artikel ini adalah bagian pertama dari “Mengenal .htaccess dan Fungsinya”. Selanjutnya akan dibahas trik-trik yang bisa dimanfaatkan untuk beberapa fungsi di server apache anda.

Untuk melanjutkan ke artikel bagian kedua silahkan ke http://ibagusm.web.id/mengenal-htaccess-dan-fungsinya-2.html

Dapet Duit Dari Twitter 728x90

Periksa Juga

htaccess dan fungsinya

Mengenal .htaccess dan Fungsinya (2)

Error Documents Perintah pertama yang cukup bermanfaat adalah mengalihkan halaman ketika terjadi error. Namun sebelum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *